Sekilas Tentang Open BTS

Open BTS adalah sebuah BTS GSM berbasis software open source yang memungkinkan handphone GSM untuk menelepon tanpa menggunakan jaringan operator seluler. Open BTS dikenal sebagai implementasi open source pertama dari protokol standart industri GSM. Artinya dengan teknologi ini pengguna bisa melakukan telepon atau sms tanpa menggunakan pulsa. Bahkan, dengan merakit Open BTS ini sebenarnya kita membangun operator seluler sendiri. Hanya saja jangkauan sinyalnya terbatas dan hanya bisa berkomunikasi dengan ponsel lain yang terkoneksi dengan jaringan Open BTS. Open BTS di Indonesia sendiri sedang digalakan oleh praktisi teknologi informasi. Berikut ini adalah dasar-dasar perangkat dan piranti lunak yang dibutuhkan untuk menggunakan teknologi ini seperti dikemukakan oleh Onno:
1.      Hardware
Hal ini adalah hal yang paling dasar adalah seperangkat komputer bisa desktop maupun notebook. Kemudian, untuk OpenBTS versi minimal, dibutuhkan hardware untuk memancarkan sinyal radio bernama Universal Sofware Radio Peripheral (USRP) dan dua jenis antena, yakni antena transmitter dan receiver. USRP inilah yang menggantikan peran pemancar pada Base Transceiver Station (BTS) operator seluler komersil. USRP versi minimal bisa didapatkan dengan harga 15 sampai 20 juta. Lewat kabel USB, sambungkan komputer ke USRP. Setelah itu, dua kabel yang ada di USRP disambungkan ke dua antena tersebut.
2.      Software
Sebelumnya, komputer yang digunakan harus bersistem operasi Linux. Sistem operasi lain seperti Windows atau Mac tidak bisa digunakan untuk menjalankan OpenBTS. Semua software yang digunakan untuk OpenBTS ini bisa di-download secara gratis, dan semuanya merupakan software open source. Gunakan software GNU Radio, untuk mengendalikan USRP. Kemudian software OpenBTS, untuk mengontrol operasi BTS dan juga ada software sentral telepon bernama Asterisk. Software ini biasa digunakan untuk teknologi sentral telepon generasi 4G. Inilah yang menyebabkan OpenBTS bisa dirakit dengan harga yang murah. Karena pemancarnya diatur lewat software. Jika pemancarnya berupa hardware pasti membutuhkan biaya miliaran rupiah.

Jangkauan OpenBTS versi minimal ini hanya 5 sampai 10 meter saja. Karena, konsumsi listriknya hanya 100 mili watt. Jika power amplifier-nya diganti menjadi 10 watt, seharga 120 juta rupiah (belum termasuk ongkos kirim), jangkauannya bisa mencapai 5 kilometer lebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar